Rebutan HP, Siswa SD Gantung Diri

Rebutan HP, Siswa SD Gantung Diri
Rebutan HP, Siswa SD Gantung Diri
RUTENG- Entah apa yang ada di pikiran Fransiskus Lado (11), warga Kelurahan Tenda, Ruteng, NTT ini. Hanya ribut gara-gara rebutan HP dengan kakaknya, Herkulanus Kolo, dia nekad mengakhiri hidup dengan cara menggantung diri di kamar.

Informasi yang berhasil dihimpun Timor Ekspress (JPNN Grup),  peristiwa kematian tragis yang dialami Fransiskus Lado terjadi sekira pukul 18.40 Wita, Selasa (25/5).

Sebelumnya, Fransiskus Lado yang masih duduk di kelas VI di salah satu SD di Ruteng, NTT itu terlibat keributan dengan Herkulanus Kolo. Mereka memperebutkan telepon genggam (HP). Sang kakak akhirnya memilih meninggalkan rumah. Sementara korban sendiri tetap berada di rumah seorang diri.

"Saat pulang korban sudah tidak bernyawa dan masih tergantung dengan tali," kata salah seorang keluarga.

RUTENG- Entah apa yang ada di pikiran Fransiskus Lado (11), warga Kelurahan Tenda, Ruteng, NTT ini. Hanya ribut gara-gara rebutan HP dengan kakaknya,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News