Reformasi PSSI Belum Selesai

Reformasi PSSI Belum Selesai
Pengamat Sepak Bola Akmal Marhali menjadi pembicara pada diskusi PSSI Main Bola Lagi di Jakarta, Sabtu (14/5). FOTO: Ricardo/JPNN.com

Reformasi berarti bukan sebatas retorika?

Ya, begitulah. Reformasi yang dilakukan oleh pemerintah harus total termasuk reformasi sepak bola dengan dicabutnya pembekuan saya harap ada lembaran baru untuk pembenahan sepak bola di berbagai bidang.

Berbicara keinginan pemerintah dalam reformasi, agar ada transparansi dan akuntabilitas, mungkin apa tidak sih dilakukan kalau melihat attitude pengurus klub, pengelola kompetisi, dan pengurus PSSI selama ini?

Bukan mungkin tidak dilakukan, tapi wajib  dikerjakan. Transparansi adalah simbol sederhana perubahan dan reformasi. Bila itu dilakukan artinya niat, i'tikad, dan tekad mereformasi diri secara langsung dipahami publik sebagai sesuatu yang benar dilakukan untuk sepak bola indonesia lebih baik. 

Soal pengurusnya bagaimana?

Ini berbicara PSSI keseluruhan, harus kembali ke khittah pendiriannya atau setidaknya menggambarkan singkatannya saat ini. 

Apa itu singkatannya, apakah PSSI ada singkatan lain?

Ya, bagi saya PSSI bukan sekadar Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia tapi PSSI harus diartikan lebih dalam P itu adalah Profesional, S adalah Sportif, S yang kedua adalah Sehat, dan I-nya itu Integritas

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News