Rehabilitasi Nama, Rasmiah Ajukan PK

Jaksa Akan Eksekusi, tapi Tidak Ditahan

Rehabilitasi Nama, Rasmiah Ajukan PK
Rehabilitasi Nama, Rasmiah Ajukan PK
JAKARTA - Meski tidak harus meringkuk dibalik jeruji besi, nenek Rasmiah, 55, terpidana kasus pencurian enam piring, bakal mengajukan Peninjauan Kembali (PK). Itu dilakukan supaya stigma keluarga pencuri tidak melekat pada dirinya dan keluarga. Sebab, pihak keluarga bersikukuh Rasmiah hanya korban keangkuhan majikannya.

Keinginan untuk melakukan PK itu diucapkan oleh kuasa hukum Rasmiah, Hotma Sitompul di LBH Mawar Saron, Jalan Sunter Boulevard, Jakarta Utara kemarin. Dia menjelaskan jika PK akan disampaikan dalam waktu dekat meski belum tahu kapan. "Nama baik nenek Rasmiah harus dikembalikan,"ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rasmiah kalah ditingkat kasasi dan harus dihukum selama 4 bulan 10 hari oleh MA. Putusan itu berbalik dengan vonis PN Tangerang yang membebaskan dia dari tudingan majikannya, Siti Aisyah Margaret Soekarnoputri, atas pencurian enam piring.

Dia lantas menjelaskan jika putusan MA memenangkan kasasi pihak Aisyah dinilai keterlaluan. Dengan lantang dia menyebut itu semua mencerminkan hukum di Indonesia yang sudah berantakan. Pasalnya, vonis bebas yang dijatuhkan PN Tangerang bersifat bebas murni. "Kenapa harus ada kasasi," tanya dia.

JAKARTA - Meski tidak harus meringkuk dibalik jeruji besi, nenek Rasmiah, 55, terpidana kasus pencurian enam piring, bakal mengajukan Peninjauan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News