Ridho-Herman Bersaing di Pilgub Lampung

Ridho-Herman Bersaing di Pilgub Lampung
Ridho-Herman Bersaing di Pilgub Lampung

Sementara berdasarkan hasil real count Pusat Studi Strategi dan Kebijakan Publik (Pussbik) Lampung, sampai pukul 01.00 WIB merilis kemenangan Manzada dengan raihan 42 persen. Disusul dengan Ridho Berbakhti (38 persen), Berlian-Mu (13 persen), dan Aman (7 persen). Jumlah ini berasal dari data yang dikumpulkan 172 desa dari 260 desa yang masuk ke real count. Penghitungan ini melibatkan sebanyak 262.159 suara sah.

Direktur Eksekutif Pussbik Lampung, Aryanto menyatakan pihaknya melakukan real count secara manual dengan menempatkan anggotanya ke tiap TPS. "Jadi hasil manual yang kami lakukan pasangan Herman HN memenangkan hasil Pilgub ini. Makanya kami tidak percaya dengan hasil quick count," ungkap Aryanto tadi malam.

Atas dasar tersebut, sambung Aryanto, pihaknya mempertanyakan netralitas Panwas, bawaslu dan KPU di lampung atas salah satu QC yang ada di sebuah TV swasta nasional.

"Sampai sekarang (01.30WIB dini hari) perhitungan itu belum selesai. Nah, yang jadi pertanyaan, apakah quick count itu dijadikan alat untuk membentuk opini atau seperti apa? Ini kan aneh, karena secara perhitungan manual, herman menang, makanya kami menolak quick count yang  ada," tandasnya.

Jika merujuk hasil-hasil QC ini, besar kemungkinan pelaksanaan pilgub hanya berlangsung satu putaran. Sebab, berdasarkan Undang-Undang No. 12/2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No. 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah pasal 107 ayat 1 dan 2 berbunyi: ’’Pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang memperoleh suara lebih dari 50% (lima puluh persen) jumlah suara sah ditetapkan sebagai pasangan calon terpilih”.

Apabila ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak terpenuhi, pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang memperoleh suara lebih dari 30% (tiga puluh persen) dari jumlah suara sah, pasangan calon yang perolehan suaranya terbesar dinyatakan sebagai pasangan calon terpilih.

Hal ini sesuai dengan prediksi beberapa pengamat sebelumnya. Seperti diberitakan, sebagian kalangan meyakini Pilgub Lampung hanya akan berlangsung satu putaran. Keyakinan ini diungkapkan dua akademisi Unila, Dr. Suwondo dan Dr. Deddy Hermawan.

Suwondo, misalnya. Menurut dia, kekuatan empat pasang calon tak merata. Prediksi itu didasarkan pada kajian sejumlah penelitian. ’’Saya perkirakan satu putaran. Karena penelitian teman-teman, ada calon yang di atas 30 persen. Saya tak menyebut nama. Tidak etis. Yang lain berkisar 21–22 persen,” katanya kepada Radar Lampung, Senin (7/4).

BANDARLAMPUNG – Seperti yang diprediksi banyak pihak, dua pasang calon yakni M. Ridho Ficardo-Bachtiar Basri (Ridho Berbakhti) dan Herman H.N.-Zainudin

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News