Sabar Ya, Pemerintah Masih Bahas Tarif Jalan Tol Layang

Sabar Ya, Pemerintah Masih Bahas Tarif Jalan Tol Layang
Arus lalu lintas di Tol layang Jakarta-Cikampek terlihat dari salah satu sisi ruas tol layang yang segera diresmikan dan dioperasikan, Rabu sore (4/12). Foto : Antara/Sri Muryono)

Mengenai rest area, dia mengatakan, sampai sekarang tidak ada. Umumnya rest area di jalan tol untuk jarak 50 kilometer. Namun tol layang ini hanya 38 kilometer.

Meski demikian pihaknya sudah menyiapkan SOP untuk keadaan darurat. Antara lain parkir darurat (emergency), putar arah (u turn) dan lawan arus (contra flow).

Di sepanjang tol layang itu terdapat delapan bukaan yang bisa untuk mengakses "rest area" di jalan tol bawah. Antara lain di KM 50 arah Cikampek dan KM 06 arah Jakarta.

Terkait investasi, dia menjelaskan, jalan tol layang ini berada di atas tol Cikampek ruas Cikunir hingga Karawang (Jawa Barat). Masih dengan dua lajur, sedangkan di bawahnya, yakni Tol Jakarta-Cikampek masing-masing empat jalur.

PT Waskita Karya menggandeng Acset menjadi kontraktor pembangunan jalan tol layang ini. Investasi yang digelontorkan mencapai Rp16,2 triliun, Rp13,5 triliun di antaranya untuk konstruksi. (antara/jpnn)

Saat ini tarif jalan tol layang sepanjang 38 kilometer yang telah selesai pengerjaannya itu masih dibahas pemerintah.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News