Safe House Noordin Kepung Jakarta

Densus Fokus Pengamanan 17 Agustus di Istana

Safe House Noordin Kepung Jakarta
DOA- Ustad Abu Bakar Ba'asyir berdoa dimakam tersangka teroris Air Setiawan dan Eko Joko Sarjono usai prosesi pemakaman kedua jenazah tersebut di Kuburan Khusus orang Salat Dusaun Kalioso,Desa Karangpung, Kecamatan Kali Jambe, Kabupaten Sragen. (Foto: Ichwan Prihantoro-Solo)
JAKARTA- Rumah singgah atau rumah perlindungan kelompok Noordin M Top satu demi satu terbongkar. Polisi sudah berhasil menggerebeg dua diantaranya, yakni di perumahan Puri Nusaphala, Jatiasih, Bekasi dan jalan Pondok Jaya I Pela Mampang Jakarta Selatan . Namun, polisi yakin masih ada safe house lain yang belum terdeteksi.

   

"Kami sedang melakukan interogasi serius terhadap Amir Abdillah alias Ahmad Feri soal safe house ini. Tapi, dia mengaku tidak ada lagi selain Jatiasih," ujar seorang sumber di kepolisian, Kamis (13/8).

    

Amir Abdillah adalah penjaga safe house Jatiasih yang dicocok Densus 88 saat hendak menjemput Yayan. Dia kini berada dalam sebuah tempat yang dirahasiakan. "Sama seperti Aris dan Hendra, dia berbelit," kata sumber itu.

     Apakah benar polisi terjebak metode taqiyah (berpura-pura,red) sehingga susah mengorek info valid - Perwira itu tak mengiyakan namun juga tak menyalahkan. "Sejauh yang bisa saya jawab, mereka memang benar-benar sudah dicuci otak oleh Noordin," katanya.

    

Polisi juga menduga sebuah rumah di Kampung Bojong, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor sebagai salah satu safe house yang lain. Di tempat itu Rabu malam (12/08) ditemukan sejumlah besar ramuan bom. "Tapi, hingga sekarang kita belum bisa mengendus jejak penyewa atau pemilik barang-barang itu," katanya.

JAKARTA- Rumah singgah atau rumah perlindungan kelompok Noordin M Top satu demi satu terbongkar. Polisi sudah berhasil menggerebeg dua diantaranya,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News