Sakit Hati Diselingkuhi? Ini Cara Atasinya

Sakit Hati Diselingkuhi? Ini Cara Atasinya
Ilustrasi. Foto: meetdoctor.com

jpnn.com - Sakitnya perasaan dikhianati atau diselingkuhi secara tidak langsung bisa berpengaruh pada kondisi fisik dan mental seseorang. Untuk mengatasi sakit hati akibat perselingkuhan, laman Meetdoctor.com memberikan langkah-langkah ini untuk Anda:

1.Melepaskan perasaan sakit yang dirasakan dan tidak menahan apapun
Mulailah dengan berhenti menyalahkan diri sendiri yang tidak menyadari tanda-tanda akan terjadinya pengkhianatan. Jangan terpaku pada rasa sakit mendalam dan rasa tidak berdaya, serta terus-menerus merasa telah menjadi korban. Hal ini bisa menyebabkan timbulnya penyakit, baik secara mental, emosional, dan tidak menutup kemungkinan juga secara fisik. Akui bahwa Anda sedang berusaha mengatasi rasa sakit hati dan sadari bahwa hal ini tidak mudah.

2. Keluarkan amarah yang masih tersimpan dalam bentuk apapun, entah itu dengan memukuli bantal atau dengan berbicara keras-keras menyampaikan apa yang ingin disampaikan.  Menangislah, karena hal ini jauh lebih sehat.

3. Terbukalah terhadap pelajaran apa yang bisa Anda ambil
Setiap hal pasti memiliki hikmah dan alasan tersendiri mengapa bisa sampai terjadi. Dari pengalaman dikhianati, Anda bisa mengambil berbagai macam pelajaran kalau saja Anda memperbolehkan diri Anda untuk melihat dari sisi yang berbeda.

4. Teruslah melakukan proses melepaskan hingga sanggup masuk ke fase penerimaan
Setiap kali perasaan sakit dari patah hati dan rasa tidak berdaya karena telah dikhianati muncul, jangan bersikap terlalu keras pada diri Anda sendiri dan ikuti pola melepaskan secara ikhlas.

5. Teruslah mengulangi beberapa langkah di atas tersebut dan rasa sakit yang mendalam perlahan akan makin mereda dan terkontrol, semakin sedikit dan mulai menjadi asing. Hal ini memang butuh waktu. Namun, Anda pada akhirnya akan bisa melepaskan semuanya itu dari pikiran Anda dan akan menemukan diri Anda tidak memikirkan hal yang menyakitkan tersebut lagi. (flo/jpnn)

 



Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News