Salah Sendiri

Salah Sendiri
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

Perusahaan akuntan yang dipakai Alibaba adalah perusahaan akuntan Amerika: PricewaterhouseCoopers (PwC). Lewat cabangnya yang di Hong Kong.

Pun  perusahaan Tiongkok yang IPO di New York lainnya. Umumnya sudah memakai perusahaan akuntan dari Amerika atau Eropa.

Mereka sendiri tidak berani tidak pakai mereka. Takut  sahamnya tidak dipercaya. Tidak laku.

Maka banyak perusahaan akuntan Amerika yang akan dirugikan kalau mereka tidak bisa lagi masuk pasar modal New York.

Empat besar perusahaan akuntan Barat kini terus melakukan loby dua arah: ke Amerika sendiri dan ke Tiongkok. Mereka harus mengamankan pasar mereka yang sangat besar dari Tiongkok itu.

Salah satu materi lobi itu adalah ketentuan baru ini: perusahaan yang IPO di Amerika harus mau diperiksa kembali pembukuan mereka. Selama tiga tahun ke belakang.

Kalau ketentuan itu diberlakukan jangan-jangan banyak perusahaan yang harus hengkang dari pasar modal Amerika.

Audit tiga tahun ke belakang itu sendiri akan menjadi kesibukan yang luar biasa. Kalau saja kemudian ditemukan ketidakberesan, bagaimana?

Amerika tidak mau kecolongan: perusahaan Tiongkok menggarong pasar modal Amerika lewat atur-atur pembukuan. Maka prinsip akuntansi yang sehat harus ditegakkan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News