Sasmito Mengkritik Keras Penegakan Hukum di Era Jokowi

Sasmito Mengkritik Keras Penegakan Hukum di Era Jokowi
Ketua Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Keuangan Negara (LPEKN) Sasmito Hadinegoro. Foto: LPEKN

Ada indikasi para pengemplang BLBI ini hidupnya aman dan nyaman tanpa merasa takut akan diproses secara hukum.

“Kasus Century Gate yang jelas liabilities bisa melemahkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Partai Demokrat bisa tereduksi juga beritanya dilupakan publik,” kata Sasmito.

Dia mengatakan patut diduga karena amnesia publik dengan Presiden Jokowi yang merasa yakin menggadang putra mahkotanya Gibran Raka Buming Raka untuk maju ke Pilpres.

Saat ini, MK tengah menguji syarat usia cawapres. “Cawapres boleh dengan berusia 35 tahun saja. Ini mengonfirmasikan, peluang Gibran makin terbuka lebar,” kata Sasmio.

Sebab, kata dia, Ketua MK kental nepotisme sebagai ipar Presiden Jokowi patut diduga akan membuat sang keponakan bisa menjadi bakal cawapres.

Meskipun Presiden Jokowi menjadi bonek karena melanggar UU. Dengan demikian, Gibran akan menjadi Cawapres Prabowo yang paling berhasrat mau duduk di RI 1.

“Mungkin Pak Prabowo paling lama 2 tahun saja jadi Presiden. Maka, sang putra tanpa capek seperti zaman Megawati nglungsur kursi RI 1 dari almarhum Presiden Gus Dur tahun 2001,” kata Sasmito.(fri/jpnn)

Ketua Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Keuangan Negara (LPEKN) Sasmito Hadinegoro mengeritik keras upaya penegakan hukum pada era Jokowi - Ma'ruf Amin.


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News