JPNN.com

Satu WNI Terluka dalam Ledakan di Lebanon

Kamis, 06 Agustus 2020 – 03:45 WIB
Satu WNI Terluka dalam Ledakan di Lebanon - JPNN.com
Amonium nitrat harus disimpan dengan hati-hati, karenanya ledakan di Beirut menimbulkan pertanyaan. (Reuters: Tim Wimborne)

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia telah mengonfirmasi satu warga negara Indonesia menjadi korban luka dalam ledakan besar yang terjadi di Beirut, hari Rabu (5/08).

Dalam pernyataannya, Kemenlu RI mengatakan warga negara Indonesia tersebut dalam keadaan stabil.

"Korban luka adalah WNI yang telah berhasil dikontak KBRI dan saat ini dalam kondisi stabil serta dapat berkomunikasi dengan baik," tulis pernyataan yang dikeluarkan Rabu siang.

Menurut catatan KBRI Beirut terdapat 1.447 warga negara Indonesia, 213 adalah warga sipil, termasuk keluarga KBRI dan mahasiswa.

Sementara 1.234 lainnya adalah termasuk Kontingen Garuda atau pasukan TNI yang ditugaskan sebagai pasukan perdamaian di Lebanon.

Duta Besar RI untuk Lebanon, Hajriyanto Y Thohari mengatakan warga Indonesia adalah seorang perempuan yang bekerja di sebuah spa, seperti yang dikutip dari CNN Indonesia.

"Lukanya sydah dijahit oleh dokter. Saat ini sudah pulang dan berada di apartemen bersama empat WNI lainnya di Jal El Dibz," ujar Hajriyanto kepada CNN Indonesia.

Lokasi ledakan, yakni di pelabuhan 'Port of Beirut' berjarak sekitar 7 kilometer dari kantor KBRI Beirut yang berada di pusat ibukota Lebanon tersebut.

Sumber ABC Indonesia

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
1