SBY Diminta Akurkan Hatta dan Darwin

SBY Diminta Akurkan Hatta dan Darwin
SBY Diminta Akurkan Hatta dan Darwin
 JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta untuk memanggil Menteri ESDM ad interim Hatta Rajasa dan Menteri ESDM Darwin Zahedi Saleh, bila keduanya terlibat berkonflik. Hal itu terkait kebijakan Hatta Rajasa selaku Menteri ESDM ad interim yang mengeluarkan kebijakan di kementerian tersebut.

      

“Ini tentunya akan merusak performance presiden SBY selaku pengatur administrasi kebijakan publik. Presiden harus memanggil keduanya,” kata anggota Komisi VII DPR RI, Satya Lencana, Rabu (21/9) di Jakarta.

      

Seperti diketahui, Hatta Rajasa selaku Menteri ESDM ad interim telah membuat beberapa kebijakan bersama dengan Komisi VII DPR-RI. Kebijakan yang diambil antara lain tentang pemberian tambahan subsidi untuk Bahan Bakar Nabati (BBN) lebih tinggi daripada harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Tambahan subsidi juga untuk biodiesel sebesar Rp3000 per liter dengan volume sebesar 694,44 kilo liter atau setara Rp2,08 triliun dan untuk bioethanol sebesar Rp3500 per liter dengan volume sebesar 244,11 ribu kilo liter atau setara dengan Rp 854,39 miliar.

      

Kendati demikian, Satya Yuda meyakini bahwa kebijakan Hatta Rajasa itu sudah dikoordinasikan dengan Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh yang kini tengah berada di Brunei Darussalam.

      

 JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta untuk memanggil Menteri ESDM ad interim Hatta Rajasa dan Menteri ESDM Darwin Zahedi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News