Sebelum Keke Ditemukan Tewas, Sang Kakek Diancam & Diminta Isi Gopay Rp 20 Juta

Sebelum Keke Ditemukan Tewas, Sang Kakek Diancam & Diminta Isi Gopay Rp 20 Juta
Proses evakuasi Keyla Septa Saputri Ayu alias Keke oleh petugas, Senin (25/7). Foto: Diky Yohanes Aritonang/Jambi Ekspres

Terkait kondisi cucunya, Effendi sempat melihat langsung jenazah Keke dan tidak terima atas apa yang dialami cucunya.

“Banyak kejanggalan yang saya temukan, salah satunya usus almarhum yang keluar,” kata Effendi dikutip dari Jambi Ekspres hari ini.

Ia juga makin tidak terima, karena lobang septic tank itu biasanya tertutup. Apalagi tutupnya terbuat dari beton yang berat yang tak mungkin bisa diangkat oleh anak usia 3 tahun 10 bulan seperti Keke.

Bahkan untuk orang dewasa pun tutup itu kata Effendi juga berat kalo diangkat.

Atas kecurigaan ini, keluarga telah meminta jenazah Keke divisum di rumah sakit untuk di cek lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah membawa jenazah Keke ke RS Bhayangkara Jambi.

Pantauan Jambi Ekspres jenazah Keke telah melalui proses visum luar dan akan dilakukan visum dalam, Belum ada keterangan dari pihak RS karena proses visum masih berlangsung.

Sementara itu, Kapolsek Kotabaru, Kompol Dhadag Anindito mengatakan pihak kepolisian memeriksa saksi-saksi dan melakukan olah TKP termasuk juga akan lakukan gelar perkara. Apakah ini ada unsur kejahatan? Dhadag belum bisa memberi keterangan karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Sekedar informasi, Keke anak manis berusia 3 tahun 10 bulan yang hilang sejak Sabtu (23/7) akhirnya ditemukan Senin (25/7) sekitar pukul 16:00.

Effendi, Kakek atau Datuk dari korban Keyla Septa Saputri Ayu alias Keke mengaku menerima ancaman dan pemerasan seusai cucunya hilang, Sabtu (23/7).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News