Sejoli Ditabrak di Nagreg dan Jenazahnya Dibuang ke Jateng, Pelakunya Ternyata Ini

Sejoli Ditabrak di Nagreg dan Jenazahnya Dibuang ke Jateng, Pelakunya Ternyata Ini
Tiga pria misterius saat mengevakuasi salah satu korban ditabrak mobil di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung sempat tertangkap kamera. Foto: dok pribadi for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pelaku tabrak lari di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, yang menyebabkan Handi Saputra (16) dan Salsabila (14) meninggal dunia akhirnya terungkap.

Tiga pria misterius yang sebelum disebut-sebut sebagai pelakunya ternyata oknum personel TNI.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Prantara Santosa menyebutkan ketiga oknum personel TNI tersebut berdinas di satuan wilayah berbeda.

“Pelakunya adalah Kolonel Infanteri P, Kopral Dua (Kopda) DA, dan Kopda A,” sebut Prantara kepada JPNN.com, Jumat (24/12).

Prantara menjelaskan untuk Kolonel Infanteri P yang merupakan anggota Korem Gorontalo diperiksa di Pomdam Merdeka, Manado.

Kopda DA yang merupakan anggota Kodim Gunung Kidul diperiksa di Pomdam Diponegoro, Semarang.

Terakhir, Kopda A anggota Kodim Demak diperiksa di Pomdam Diponegoro, Semarang.

Mayjen Prantara mengatakan ketiga prajurit TNI tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya.

Sejoli Handi dan Salsabila menjadi korban tabrak lari dan mayatnya dibuang ke wilayah Sungai Serayu, pelakunya ternyata ini

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News