Seleksi PPPK 2021, Sekjen AGPAII: Kemenag Tak Serius Memperjuangkan Guru Agama Honorer

Seleksi PPPK 2021, Sekjen AGPAII: Kemenag Tak Serius Memperjuangkan Guru Agama Honorer
Para guru agama di bawah naungan Kemenag harus mempersiapkan diri jelang pendaftaran PPPK 2021. Ilustrasi. Foto: dok.JPNN.com

Seharusnya dalam kondisi seperti ini, Kemenag setidaknya memberikan arahan, bagaimana dan ke mana guru agama harus mengurus dirinya kalau tidak diurus. 

"Atau syukur-syukur menjembatani dan membantu mengomunikasikan dengan kementerian/lembaga terkait yang menangani hal tersebut," ucapnya.

Lebih lanjut Budiman menjelaskan, informasi yang didapat bahwa beberapa pemerintah daerah yang membuka formasi PPPK datanya diambil dari Kemendikbudristek. Padahal, guru agama seringkali mengisi data di aplikasi Emis dan Siaga.

Tidak hanya itu, Budiman menambahkan try out dalam seleksi PPPK, melalui  program guru belajar yang disediakan Kemendikbudristek melalui SIM PKB, guru mata pelajaran selain guru agama telah berkali kali berlatih. Sedangkan guru agama yang belum ada modul dan soal-soal try out-nya.

"Oleh karena itu, DPP AGPAII, mendesak Kemendikbudristek agar berkoordinasi dengan Pemda agar membuka formasi untuk guru agama di sekolah.  Selain itu menfasilitasi dalam penyelenggaraan try out-nya," pungkas Budiman. (esy/jpnn)

 

Simak! Video Pilihan Redaksi:

Sekjen AGPAII menuding kemenag tidak serius mengurusi guru agama honorer dalam seleksi PPPK 2021, begini ulasannya.