Semoga Malang Raya Raih Nilai 8, Warganya Siap-siap Saja

Semoga Malang Raya Raih Nilai 8, Warganya Siap-siap Saja
Suasana rapat tiga kepala daerah Malang Raya bersama perwakilan Pemprov Jatim dan Bakorwil III, di Kota Malang, Selasa (28/4/2020). Foto: ANTARA/HO-Humas Pemkot Malang/VFT

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan bahwa tiga kepala daerah di wilayah Malang Raya menyetujui untuk mengajukan penerapan PSBB dengan pertimbangan adanya peningkatan kasus positif COVID-19 termasuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

"Tiga kepala daerah menyepakati pengajuan PSBB, mempertimbangkan peningkatan kasus, tidak hanya positif COVID-19. Namun juga terkait penambahan Pasien dalam Pengawasan (PDP)," katanya.

Bupati Malang M Sanusi menambahkan bahwa pihaknya menyatakan siap untuk pelaksanaan PSBB dalam upaya untuk menekan penyebaran virus yang pertama kali merebak di Wuhan, China tersebut.

"Kabupaten Malang akan sama dengan Kota Malang, dan Kota Batu. Semuanya siap untuk itu (PSBB)," ujar Sanusi.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan bahwa pihaknya mendukung langkah penerapan PSBB bersama Kota Malang, dan Kabupaten Malang, meskipun saat ini baru ada tiga kasus positif COVID-19 di Kota Apel tersebut.

"Ketika Kabupaten Malang dan Kota Malang sudah dianggap punya keharusan untuk PSBB, Kota Batu harus mendukung," ujar Dewanti.

Hasil rapat tiga kepala daerah yang menyepakati pengajuan PSBB tersebut, akan dikirimkan ke Gubernur Jawa timur oleh Bakorwil III Malang. Kemudian.

Apabila Gubernur Jatim menyetujui, usulan tersebut akan diteruskan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Sebagai catatan, pada awal April 2020, ketiga kepala daerah di Malang Raya telah melakukan pertemuan serupa.

Tiga kepala daerah di Malang Raya sepakat mengusulkan PSBB dalam upaya menekan penyebaran virus Corona COVID-19.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News