Sempat Diburu Polisi, Dalang Kericuhan di Kantor KPU Sinjai Menyerahkan Diri

Sempat Diburu Polisi, Dalang Kericuhan di Kantor KPU Sinjai Menyerahkan Diri
Tangkapan layar - Kapolres Sinjai Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fery Nur Abdullah. ANTARA/Darwin Fatir

jpnn.com - MAKASSAR - Dalang kericuhan saat demonstrasi di depan Kantor KPU Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, ketika sedang dilakukan rekapitulasi penghitungan hasil perolehan suara Pemilu 2024 telah menyerahkan diri kepada polisi.

"Seorang lelaki berinisial FR yang buron sudah menyerahkan diri tadi malam di Satreskrim (Satuan Reserse dan Kriminal Umum)," kata Kapolres Sinjai Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fery Nur Abdullah melalui siaran pers yang diterima di Makassar, Rabu.

Fery menjelaskan berdasar hasil pemeriksaan terhadap pelaku yang ditangkap saat aksi tersebut berlangsung, Sabtu (2/3), terungkap bahwa FR diduga merupakan otak intelektual lapangan yang menggerakkan puluhan orang berunjukrasa, bahkan aksinya tidak memiliki izin. 

FR juga sempat melarikan diri seusai rekannya ditangkap polisi. Selain itu, FR berpindah-pindah tempat saat di kejar petugas.

Adapun FR juga diduga sebagai pemilik senjata tajam yang disita petugas di dalam mobil serta tiga bom molotov di mobil lainnya. 

Polres Sinjai kemudian membentuk tim untuk memburu pelaku.

Akhirnya selama tiga hari diburu, pelaku menyerahkan diri ke polisi.

Tim sempat menggeledah dan melakukan pengamanan di salah satu rumah diduga tempat persembunyiannya, namun lebih dulu melarikan diri.

FR yang diduga sebagai dalang kericuhan saat demo di depan Kantor KPU Sinjai, Sulsel, menyerahkan diri ke polisi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News