Seolah-olah Saya Terpidana

Seolah-olah Saya Terpidana
Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum bersama sejumlah fungsionaris PD dalam kunjungan ke Desa Karanganyar Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat Kamis (26/1), guna menemui para petambak udang. Foto : JPPhoto
SEJAK kasus suap wisma Atlet SEA Games yang menyeret mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin mencuat, nama Anas Urbaningrum seolah tak pernah lepas dari pemberitaan. Hampir setap hari, media mengurai kasus Wisma Atlet yang membelit para politisi di Partai Demokrat (PD).

Anas yang duduk di kursi Ketua Umum PD hasil Kongres di Bandung, 2010 silam, ikut terseret-seret. Setiap hari, Anas seolah menjadi sasaran tembak menyusul semakin nyaringnya "nyanyian" Nazaruddin.

Tak hanya itu, mantan anggota KPU yang pernah mengembalikan mobil dinas karena tak kuat meladeni tekanan publik itu juga menjadi sasaran tembak secara politis. Posisinya sebagai ketua umum di partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu pun terus digoyang. "Seolah-olah saya ini terpidana," kata Anas saat ditemui di sela-sela kunjungan ke para petani udang di Indramayu, Jawa Barat baru-baru ini.

Meski demikian, Anas tetap santai menghadapi berbagai pemberitaan atau pun manuver politik dari rival-rivalnya. Mantan Ketua Umum PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu justru semakin rajin menyambangi kader-kader PD di daerah demi konsolidasi.

SEJAK kasus suap wisma Atlet SEA Games yang menyeret mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin mencuat, nama Anas Urbaningrum seolah tak

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News