JPNN.com

Seorang Bayi Dibuang Orangtuanya, Dibajunya Ada Tulisan Micky House, Duh Kasihan Banget...

Selasa, 08 Desember 2015 – 04:47 WIB Seorang Bayi Dibuang Orangtuanya, Dibajunya Ada Tulisan Micky House, Duh Kasihan Banget... - JPNN.com

TANJUNGPANDAN - Masyarakat di Dusun Petikan, Desa Sungai Samak, Kecamatan Badau,  dikejutkan dengan penemuan sosok bayi laki di sebuah pondok di kebun milik Saharan RT 6 RW 3 Desa Sungai Samak. Bayi mungil yang masih ada ari-arinya ini ditemukan pertama kali oleh pemilik kebun, Minggu (6/12) pagi kemarin, sekitar pukul 06.30 WIB.

Diduga bayi malang ini sengaja ditaruh orang tuanya di pondok agar bisa ditemukan dengan cepat orang. Lokasi pondok ini sekitar dua kilometer dari Jalan Raya Petikan. Kasus "pembuangan" bayi di Belitung ini nampaknya termasuk kasus langka karena dalam sekian tahun tak pernah ada kejadian semacam ini.

Seperti dikutip dari Belitong Ekspres (Group JPNN) menyebutkan, pada saat itu Saharan hendak menuju ke kebun miliknya. Setiba di lokasi, ia menyalakan api untuk membakar puing-puing dedaunan yang berserakan.

Usai, membakar sampah, dirinya langsung menuju ke gubuk miliknya yang berada di area kebun. Saat berada di pondok atau gubuk, dia melihat adanya kain bermotif batik semacam ada benda di dalamnya. Saat dilihat Saharan terkejut lantaran di dalam kain ini ada sesosok bayi jenis kelamin laki-laki. Bayi sengaja ditaruh di sarung yang di pondok dibuat ayunan. Baju bayi ada tulisan micky mouse.

Mengetahui hal tersebut, dia langsung melaporkan ke masyarakat sekitar dan Bhabinkamtibmas Brigadir Atur Hadit serta Bhabinsa yakni Serka Mulyono. Setelah itu, bayi malang yang diketahui beratnya 2,5 killogram ini dibawa ke RSUD H Marsidi Judono Tanjungpandan.

Kapolsek Badau Iptu Dhanar Dhono Vernandie melaui Bhabinkamtibmas Petikan Brigadir Atur Hadit membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Menurutnya, bayi malang ini sudah dibawa ke RSUD untuk mendapatkan perawatan.

"Diperkirakan bayi ini, sudah satu hari berada di gubuk ini. Saat ini, polisi masih melakukan penyidikan dan penyelidikan dan mencari orang tua dari bayi," ujar Brigadir Atut Hadit di RSUD kemarin.

Sementara isu yang beredar, ada yang menyebut pembuangan bayi malang ini atas dasar motif ekonomi. Pelaku merasa tak ada biaya untuk menghidupi bayi tersebut. Motif lain, ada dugaan bayi ini lahir karena hasil hubungan gelap, sehingga palaku malu atas kondisi hamil pada dirinya.(kin/ray)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...