Sequislife Targetkan Premi Rp 2,16 Triliun

Sequislife Targetkan Premi Rp 2,16 Triliun
Sequislife Targetkan Premi Rp 2,16 Triliun
Dia melihat, tren asuransi pendidikan bakal melaju kencang seiring dengan teredukasinya orang tua demi keberlangsungan pedidikan anak-anaknya. Dengan menghitung rerata inflasi, Sequislife memprediksi kebutuhan dana pendidikan pada setiap tingkat mulai dari SD hingga perkuliahan, dalam jangka waktu sepuluh tahun mendatang. Sequislife pun mematok premi mulai dari Rp 250 ribu per bulannya.

Hingga pertengahan 2011, Sequislife memiliki 220 ribu nasabah, dengan komposisi 94 persen merupakan nasabah ritel. Tahun ini Sequislife juga makin memperkuat jumlah nasabah non ritel, dengan menggerakkan mesin dari divisi automatic fistribusi channel. Diharapkan, nasabah non ritel tahun ini bisa tumbuh 35 persen dibanding tahun lalu. "Pasar terbesar kami masih Jakarta, dengan angka nasabah sebanyak 40 persen. Untuk Jatim berkontribusi 15 persennya," ucapnya.

Sementara itu, Fibri menerangkan juga semakin memperketat kompetensi 5000 agen yang dimiliki Sequislife. Saat ini masih 95 persen dari total agen yang sudah memiliki sertifikat dari Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI). "Kami juga terapkan sistem yang transparan, serta fokus ke kualitas. Agen kami bekali dengan pengetahuan mengenai produk lewat lembaga training. Jangan sampai nasabah lari justru karena agen yang terlalu membombardir. Padahal orang saat ini mulai aware sama asuransi," tuturnya.

Selain lewat agen, Sequislife berupaya mendekati nasabah melalui 170 cabang di tanah air, dengan regional service center yang ditempatkan di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Denpasar. "On proggress kami akan buka di Samarinda," katanya.

SURABAYA - PT Asuransi Jiwa Sequislife optimistis tahun ini bisa melengkapi target premi sebesar Rp 2,16 triliun. Atau naik 35 persen dibanding pencapaian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News