Serangan Tidak Dalam Waktu Dekat

Serangan Tidak Dalam Waktu Dekat
Serangan Tidak Dalam Waktu Dekat
Dia mengungkapkan, M diduga pemilik bahan peledak yang digunakan oleh Syarif untuk melakukan aksi bom bunuh diri yang mengakibatkan 30 orang luka-luka di antaranya Kapolres Cirebon AKBP Herukoco. M saat ini masih diperiksa oleh penyidik 7x24 jam.

Boy mengatakan, selain M, Densus 88 juga berhasil menangkap terduga jaringan M Syarif, Andri Siswanto alias Hasyim di Cempaka Putih, Jakarta. Andri juga diduga memiliki bahan peledak yang digunakan Syarif.

Dikatakan, dalam penggeledahan di rumah kontrakan Andri, polisi berhasil menemukan dan menyita sejumlah barang bukti di antaranya, sepeda motor, buku tentang jihad, kepingan VCD, dan komponen elektronik.

Boy mengatakan, penangkapan dua terduga teroris jaringan Syarif tersebut merupakan hasil pengembangan keterangan dua tersangka yakni adik Syarif, Ahmad Basuki dan Dede alias Arif. "Kita terus mengembangkan penyidikan terhadap jaringan Syarif ini," katanya.(rdl/wan)

JAKARTA---Aparat anti teror Indonesia dalam kondisi siap siaga setelah kematian Osama Bin Laden. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Irjen


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News