Setiap Hari Kabarnya Ditunggu via TV

Setiap Hari Kabarnya Ditunggu via TV
AKSI - Sejumlah anak-anak Indonesia, dengan poster foto kekejaman tentara zionis Israel terhadap anak-anak di Gaza, Rabu (2/6) di Bundaran HI, yang mengikuti aksi bersama para orangtuanya menuntut agar PBB mengambil langkah cepat penyelesaian masalah di Jalur Gaza. Foto: Muhamad Ali/Jawa Pos.
Kemarin, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, sekitar pukul 14.00 WIT akhirnya mengumumkan, 12 WNI yang menjadi relawan dalam kapal Mavi Marmara dalam keadaan selamat. Sontak saja, puluhan keluarga dan warga yang memadati rumah orangtua Abdillah itu serentak berucap syukur. Apalagi, nama Abdillah Onim tidak tercantum di televisi sebagai WNI yang mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut.

Senyuman yang dihiasi linangan air mata para keluarga, termasuk ibu kandung Abdillah, seolah menghapus rasa was-was selama beberapa hari belakangan. Ini karena pihak keluarga merasa yakin, Abdillah dalam keadaan selamat. Meskipun mereka masih tidak tahu pasti seperti apa kabar Abdillah di sana saat ini.

Komunikasi antara Abdillah dengan pihak keluarga sendiri masih lancar, saat kapal Mavi itu masih berada di Turki. Pihak keluarganya mengaku, mereka kehilangan kontak ketika Abdillah mulai memasuki Laut Siprus. Di situlah terakhir kali Abdillah berkontak dengan pihak keluarganya.

Ibunda Abdillah yang kental berbahasa daerah Galela itu, kepada Malut Post (grup JPNN), hanya bisa berharap bahwa anaknya itu tetap selamat. Dia juga mengharapkan pemerintah secepatnya dapat memulangkan Abdillah, bersama rekan-rekannya ke tanah air. "Kami orang kecil, jadi hanya bisa berdoa, dan mengharapkan agar pemerintah dengan cepat memulangkan mereka. Kami juga tidak bisa berupaya seperti mengadu ke kedutaan dan sebagainya," tutur Mitdar Ramli, kakak ipar Abdillah, menerjemahkan penuturan sang ibunda Abdillah.

Dari sebanyak 12 orang WNI yang ikut sebagai tim relawan di Gaza, salah satu di antaranya adalah Abdillah Onim, warga Desa Towara, Kecamatan Galela,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News