Sistem Politik Kecilkan Peran Pemuda

Dinastokrasi Hambat Karier Pemuda Politisi

Sistem Politik Kecilkan Peran Pemuda
Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Ahmad Doli Kurnia. Foto : Dokumentasi Pribadi/facebook
Sedangkan pengamat politik dari Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi, mengatakan, selama ini sistem kaderisasi partai sering mengabaikan kapasitas dan kompetensi kaum muda. Sebab, parpol mendahulukan kader yang memiliki patronase politik dengan elit maupun nepotisme di internal parpol.

Burhanuddin menyebut gejala itu dengan istilah dinastokrasi. Menurut Burhanuddin, dinastokrasi menjadi pemandangan yang lumrah ketika elit parpol yang berpengaruh dengan mudah memaksakan anak, istri ataupun kerabat di posisi-posisi penting. "Akibatnya kader muda yang potensial seringkali menjadi korban atas sistem karir politik yang tidak jelas," ulasnya.

Ditegaskannya, potret buram rekrutmen politik yang penuh nepotisme itu menjadi kampanye yang buruk bagi poemuda untuk aktif di dunia politik. "Jadi masalahnya sekarang, masih maukah parpol dan politisi berubah?" ucapnya.(ara/jpnn)


JAKARTA - Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Ahmad Doli Kurnia, mengharapkan pembahasan RUU Paket Politik di DPR terbebas dari


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News