Siswa Korban Perundungan Meninggal, Mohon Doanya buat Fatir

Siswa Korban Perundungan Meninggal, Mohon Doanya buat Fatir
Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan (kanan depan) saat berkesempatan membesuk Fatir di Rumah Sakit Dharmais Jakarta beberapa waktu lalu. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

jpnn.com, KABUPATEN BEKASI - Korban perundungan hingga menjalani operasi amputasi kaki, Fatir Arya Adinata (12) siswa asal Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi meninggal dunia.

Kabar itu dibenarkan kuasa hukum keluarga Fatir, Mila Ayu Dewata Sari.

"Iya betul, mohon doanya. Fatir meninggal dunia hari ini pukul 02.25 WIB di Rumah Sakit Hermina Bekasi," kata Mila di Cikarang, Kamis.

Dia menyebutkan kronologi kejadian berawal saat Fair mengalami kondisi drop hingga sesak nafas saat berada di rumah.

Kemudian dia langsung dibawa ke Rumah Sakit Multazam Medika di Bekasi.

"Hasil pemeriksaan di paru-paru Fatir ada cairan hingga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Dharmais Jakarta untuk dilakukan tindakan," katanya.

Setelah mendapat sejumlah tindakan medis, Fatir akhirnya diperbolehkan pulang ke rumah seusai dinyatakan dalam kondisi membaik sebelum kembali masuk ruang perawatan Rumah Sakit Hermina akibat sesak nafas untuk kali kedua.

"Hari Rabu kemarin Fatir kembali alami sesak nafas hingga akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Hermina Bekasi. Fatir dinyatakan meninggal dunia pada Kamis dini hari," katanya.

Siswa korban perundungan, Fatir Arya Adinata meninggal dunia. Semoga kejadian ini bisa diambil hikmahnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News