Soal Dugaan Kecurangan Pemilu di Sekotong, Pimpinan Parpol Minta Atensi Kapolda NTB

"Kami seluruh parpol tentu punya tabulasi data internal masing-masing sebagai data pembuktian kami nantinya," lanjutnya.
Pathul menambahkan bahwa secara prosedural, nantinya mereka akan melayangkan laporan secara resmi kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
"Kami datang ke Mapolda NTB memberikan informasi supaya sama-sama menjaga kondusivitas daerah," jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKS NTB Yek Agil menambahkan kedatangan ke Polda NTB guna mengawal kepercayaan dan mandat suara rakyat yang telah diberikan ke masing-masing parpol.
Dari informasi yang masuk dari calon legislatif (caleg) beberapa merasa dirugikan.
"Mereka mengaku mencoblos caleg A, tetapi saat rekapitulasi ternyata tidak ada. Ada juga caleg dari Sekotong, tetapi ternyata setelah penghitungan di TPS sendiri nol suaranya," akunya.
Senada, Ketua DPD Partai Demokrat NTB Indra Jaya Usman (IJU) mengungkapkan sejumlah dugaan kecurangan yang terjadi memiliki dasar.
Dia menjelaskan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kecamatan Sekotong sebanyak 48.511 pemilih. Pengguna hak pilih di angka 48.450 pemilih.
Pimpinan parpol di Lombok minta atensi Kapolda NTB atas dugaan kecurangan pemilu yang terjadi di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.
- 386 Jemaah Calon Haji Asal NTB Tiba di Tanah Suci Makkah
- Bersama Koalisi Pemerintah, PKS Makin Kukuh Melayani & Membela Rakyat
- PKS Instruksikan Kader di Pos Menteri & Kepala Daerah Menyukseskan Program Prabowo
- Aboe Bakar: Kepala Daerah dari PKS Harus Selaras dengan Prabowo
- Hasan Nasbi Mundur dari Kepala PCO, Dahnil Gerindra: Kami Menghormati
- Bakal Pimpin PKB Bali, Ahmad Iman Sukri Diajak Cak Imin Sowan Kiai di Tapal Kuda