Soimah Minta Polisi Usut Pengelola Pondok Gontor soal Kematian Putranya

Soimah Minta Polisi Usut Pengelola Pondok Gontor soal Kematian Putranya
Ibunda Albar Mahdi, Siti Soimah, saat menunjukkan piagam penghargaan sang anak semasa hidup. Foto: Cuci Hati/jpnn.com

jpnn.com, PALEMBANG - Polisi menetapkan dua santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo sebagai tersangka kasus kematian Albar Mahdi.

Namun, orang tua korban menganggap penetapan tersangka kasus penganiayaan itu belum cukup.

Ibunda korban, Siti Soimah, meminta polisi juga mengusut pengelola PMDG. Dia menduga pihak Pondok Gontor awalnya tak jujur soal penyebab kematian Albar.

“Pihak pesantren mencoba menutup-nutupi penyebab meninggalnya anak saya ini,” kata Soimah di Palembang, Senin (12/9).

Perempuan yang berprofesi sebagai wartawati itu mengharapkan polisi membuka kasus kematian Albar secara transparans. Soimah menyayangkan pengelola PMDG yang awalnya tak bersikap terbuka.

“Saya berharap permasalahan ini bisa terang benderang dan jelas, sungguh tega mereka, ya, Allah,” lucapnya.

Oleh karena itu, Soimah akan terus memantau penanganan kasus tersebut. Dia meminta polisi juga menjerat pihak-pihak yang menutupi sebab kematian Albar.

"Kami akan terus memantau dan akan melihat langkah selanjutnya apa, yang penting hukum ini terus berjalan. Sekali lagi, pihak kepolisian jangan hanya (menjerat) tersangka, tetapi pihak lainnya juga harus diusut tuntas," katanya.

Siti Soimah meminta polisi mengusut pengelola Pondok Gontor terkait kematian putranya, Albar Mahdi akibat penganiayaan atau pengeroyokan oleh santri senior.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News