Status Menurun, Gunung Agung Masih Ada Potensi Erupsi

Status Menurun, Gunung Agung Masih Ada Potensi Erupsi
Foto udara Gunung Agung yang terlihat dari Kec Kubu, Bali, Rabu (27/9). kawasan desa mereka termasuk dalam peta zona merah kawasan rawan bencana berjarak 9 km dari Gunung Agung. Ilustrasi : Raka D/Jawa Pos

Ditambah data lain yang mereka himpun, PVMBG mengambil sikap tegas. ''Secara termal dan visual, konsisten menunjukkan penurunan. Sehingga kami nyatakan status turun,'' tambah dia.

Turunnya status Gunung Agung sekaligus memangkas radius atau zona bahaya.

Kasbani menyampaikan bahwa wilayah dalam radius 6 kilometer dari kawah puncak gunung tersebut tetap harus kosong.

Demikian pula wilayah di area perluasan sektoral arah utara, timur laut dan tenggara, selatan, serta barat daya sejauh 7,5 kilometer.

Meski status sudah turun menjadi siaga, Kasbani memastikan bahwa instansinya tetap mengawasi dan memantau Gunung Agung.

Koordinasi dengan Pemprov Bali dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali juga tidak berubah.

''Karena zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung,'' terangnya.

Sepanjang Gunung Agung berstatus awas sejak 22 September hingga pukul 12.00 Wita kemarin, jumlah gempa yang terekam tidak kurang dari 25.890 kali.

Aktivitas gunung tertinggi di Bali itu belum sepenuhnya mereda

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News