Minggu, 21 April 2019 – 01:57 WIB

Stok Bawang Putih Aman, Bulog Tak Perlu Turun Tangan

Rabu, 17 April 2019 – 21:33 WIB
Stok Bawang Putih Aman, Bulog Tak Perlu Turun Tangan - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Bulog diminta tidak mengurusi impor bawang putih. Apalagi pernyataan kementerian terkait menegaskan, saat ini, kondisi stok bawang putih tidak dalam keadaan darurat. Demikian, tidak ada alasan bagi Kemenko Perekonomian memberi penugasan kepada Bulog untuk menyediakannya lewat jalur impor tanpa pengenaan syarat wajib tanam.

Pemerintah semestinya mendahulukan impor lewat jalur resmi dengan menyertakan importir yang memenuhi syarat wajib tanam sesuai Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH).

“Bulog sebaiknya tidak usah ikut-ikutan. Baik itu dalam impor bawang putih, kedelai, atau lain-lain. Fokus saja ke beras,” kata Ketua Lembaga Pengkajian, Penelitian dan Pengembangan Ekonomi (LP3E) Didiek J Rachbini dalam keterangan yang diterima, Selasa (16/4).

Didiek menilai, seharusnya rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian tidak memutuskan impor bawang putih kepada Bulog. Sebab, stoknya yang masih ada. Sementara perkembangan harga saat ini, stok bawang putih dianggap masih cukup aman. Dikarenakan harga bawang putih masih di kisaran Rp30 ribu - Rp 40 ribu di kawasan Jakarta.

Ke depan yang perlu dilakukan pemerintah adalah terkait kesinkronan data antarkementerian. Didiek juga meragukan kapabilitas keuangan Bulog untuk melangsungkan agenda itu.

Menanggapi rencana impor bawang putih oleh Bulog, Ekonom Center of Reform on Economic (CORE) Mochamad Faisal berpendapat, jika dalam keadaan darurat dimana harga di pasaran melonjak tinggi, bisa saja perusahaan negara yang dipimpin Budi Waseso itu turun tangan.

Namun ketika Menteri Perdagangan menyebut tidak dalam kondisi darurat, maka bisa dipertimbangkan. Apalagi Kementan menegaskan stok masih ada. “Jadi harus di-support data yang tepat, masalahnya kalau Bulog kan tidak ada kewajiban menanam seperti importir swasta, nah ini masalahnya sisi swasta cukup atau tidak?” ujarnya. (tan/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar