Sunat Tanpa Jarum Suntik, Alat-alat Kedokteran Disembunyikan

Sunat Tanpa Jarum Suntik, Alat-alat Kedokteran Disembunyikan
Anak disunat. Ilustrasi Foto: GUSTI AMBRI/Kaltim Post

jpnn.com, JAKARTA - Banyak terjadi, anak-anak takut disunat karena sudah membayangkan rasa sakit.

Karena itu, seperti dijelaskan dr.Mahdian Nur Nasution Sp.BS dari Rumah Sunatan, bahwa membuat anak tidak takut menjalani tindakan sunat adalah yang terpenting.

Saat ini, diperkenalkan teknologi needle-free injection untuk tindakan sunat pada anak-anak. Teknologi suntikan tanpa jarum ini memakai injektor berbentuk pompa sebagai pengganti jarum suntik.

''Pada dasarnya obat bius yang dipakai sama, sarafnya juga sama, yang berbeda hanya caranya memasukkan obat. Dengan alat ini obat bius ditembakkan dengan tekanan udara,'' jelas dia.

Tekanan udara tersebut membuat obat bius menjadi butiran-butiran kecil dan menembus ke kulit sehingga lebih cepat mencapai target saraf.

Sama seperti penggunaan jarum suntik, lokasi 'tembakan' ada di sekitar penis bagian atas untuk mencapai saraf dorsal di penis.

''Alatnya tidak berbentuk seperti jarum suntik. Jadi dokter bisa menunjukkan dulu ke anak alatnya seperti apa sehingga anak tidak takut,'' imbuh dia.

Selain membuat anak tidak takut, menurut Mahdian, penggunaan teknologi tanpa jarum suntik ini juga bisa menghindari reaksi pada kulit pascapenyuntikan, seperti kulit menjadi biru atau nyeri yang tinggal lama.

Dokter Mahdian Nur Nasution mengatakan, membuat anak tidak takut saat hendak disunat adalah hal penting.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News