Suntik Vitamin C, Apa Efek Sampingnya?

Suntik Vitamin C, Apa Efek Sampingnya?
Suntik Vitamin C. Foto hellosehat

jpnn.com - Saat ini marak beredar prosedur suntik berbagai jenis vitamin yang digadang-gadang dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh.

Misalnya suntik vitamin C, kulit dapat menjadi lebih putih dan tubuh terasa lebih segar. Tak jarang, prosedur seperti suntik vitamin C ini dilakukan oleh tenaga yang tidak kompeten.

Padahal, prosedur injeksi harus dilakukan oleh tenaga medis profesional dengan pengawasan baik terhadap zat yang disuntikkan maupun prosedurnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya berbagai efek samping yang tidak diinginkan.

Lalu apa manfaat suntik vitamin C?

Salah satu yang kerap “dijual” sebagai suntikan yang bermanfaat bagi tubuh adalah vitamin C, terutama dengan iming-iming suntik vitamin C dapat membuat kulit lebih putih. Biasanya prosedur ini berkedok sebagai suntik putih untuk menunjang kecantikan kulit.

Bagi masyarakat Indonesia yang lekat dengan ciri khas kulit kuning langsat, tentu berbeda dengan etnis lain yang memiliki ciri khas warna kulit berbeda. Bahkan dalam demografis masyarakat Indonesia pun, terdapat banyak orang yang berada dalam spektrum warna kulit lainnya.

Ada yang memiliki warna kulit cenderung lebih putih, sawo matang, bahkan warna kulit yang cenderung lebih gelap.

Variasi warna kulit ini dipengaruhi oleh melanin, yang merupakan pigmen perwarna yang terdapat di rambut, kulit, dan bagian iris mata manusia. Melanin merupakan pigmen alami yang terdapat dalam tubuh dan memberikan warna cokelat tua hingga kehitaman. Zat ini yang membedakan orang berkulit cenderung lebih putih (sedikit melanin) dan yang cenderung lebih gelap (memiliki lebih banyak melanin).

Dengan melakukan suntik vitamin C, kulit disebut bisa menjadi lebih putih dan tubuh terasa lebih segar.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News