Susno Perintahkan Pemotongan Dana Pengamanan Pemilu
Kesaksian Mantan Kabidkeu Polda Jabar di Sidang
Jumat, 07 Januari 2011 – 06:26 WIB

Susno Perintahkan Pemotongan Dana Pengamanan Pemilu
Seperti yang diketahui, Polda Jabar mendapatkan dana hibah sebesar Rp 27,7 miliar dari Pemda Jabar sebagai dana pengamanan pilkada Jabar. Dana tersebut lalu disalurkan ke seluruh polres dan polwil yang di Jabar dalam empat tahap. Tahan satu hingga tiga dikucurkan sebelum pilkada Jabar dilangsungkan pada 13 April 2008 dan tidak ada masalah apapun.
Maman mengakui bahwa pemotongan itu dilakukan saat penyerahan tahap keempat. Besaran pemotongannya pun berbeda setiap polres dan polwil. Totalnya mencapai Rp 8 miliar. Setelah sempat disimpan dalam brankas di kantornya selama seminggu, Susno lalu memerintahkan Maman menaruh uang hasil pemotongan itu dalam rekening Bank Mandiri atas nama Maman.
Tak cukup sampai di situ, Maman pun kembali mendapat perintah untuk menarik uang itu beberapa kali. Yang pertama, dia diperintah Susno untuk mengambil uang sejumlah Rp 1,3 miliar untuk ditukar dalam bentuk dollar. "Saya tukar di money changer, kira-kira dapat USD 108 ribu," kata dia.
Selanjutnya, Maman kembali diminta menukar uang sebanyak Rp 2 miliar dalam dua tahap dan diminta untuk menukarkan menjadi dollar. Nah yang terakhir, Maman diperintah membeli traveller cheque (cek perjalanan) sebanyak 40 lembar. Setiap lembar seharga Rp 25 juta. "Semua itu saya serahkan langsung ke pak Susno di ruangannya," kata dia.
JAKARTA - Terdakwa penyunatan dana pengamanan pilkada Jabar 2008 Komjen Pol Susno Duadji semakin tersudut. Mantan Kabidkeu Polda Jabar Kombes Pol
BERITA TERKAIT
- Vasektomi Menjadi Syarat Penerima Bansos Berpotensi Pidana
- Haidar Alwi Nilai Jenderal Listyo Sigit Kapolri Terbaik Sepanjang Masa
- Ketum PITI Ipong Hembing Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Harmonis
- Liburan Tanpa Izin, Bupati Indramayu Bakal Magang di Kantor Kemendagri
- Stok Beras Melonjak, Waka MPR: Komitmen Presiden Prabowo Langsung Dibuktikan
- Otto Hasibuan Minta Peserta PKPA Bisa Menaati Kode Etik Ketika Menjadi Advokat