Tagih Komitmen Pemerintah, Irjen Rachmad: Ini Sudah Tragedi Kemanusiaan
Kapolda mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk menutup lokasi dan memberikan imbauan agar masyarakat keluar dari lokasi karena sangat berbahaya. Polisi juga telah meminta pihak SKK Migas membuat perimeter batas pengaman atau kawat berduri agar lokasi steril dan tidak bisa dimasuki masyarakat.
Mantan Kapolda Jambi tersebut mengaku salah satu kendala yang dihadapi adalah banyaknya ialah akses menuju lokasi, beratnya lokasi tanah licin berlumpur akibat genangan minyak mentah dan rawan terbakar.
“Kami berharap ada komitmen pemerintah provinsi Sumsel untuk menghentikan segala bentuk penambangan ilegal. Penegakan hukum saja tidak bisa menghentikan penambangan ilegal,” tandasnya.
Dia mengingatkan perlu ada solusi, kerja sama, dan dukungan semua pihak termasuk pemerintah dan juga TNI untuk melakukan penindakan pembongkaran terhadap kilang minyak ilegal.
"Ini karena resistensi dari masyarakat sangat tinggi di samping juga dibutuhkan biaya besar,” bebernya. (tan/jpnn)
Irjen Rachmad mengingatkan perlu ada solusi, kerja sama, dan dukungan semua pihak termasuk pemerintah dan juga TNI.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- Polisi Menggerebek Kilang Minyak Ilegal di Keluang, 3 Penyuling Ditangkap, Pemilik Masih Diburu
- Polda Sumsel Musnahkan Ratusan Senpi Ilegal, Kapolda: Negara Hadir Menjamin Rasa Aman
- Bea Cukai Marunda Musnahkan Barang Ilegal Hasil Penindakan Senilai Rp 9,1 Miliar
- Tingkatkan Profesionalisme Penyidikan, Polda Sumsel Gelar Lomba TPTKP dan Olah TKP Jajaran Polres
- Pria Ini Ditangkap Polisi Gegara Menyimpan Senpi Rakitan
- Berantas Senpi Ilegal, Kapolda Sumsel Buka Praoperasi Senpi Musi 2026
JPNN.com




