Tak Ingin Punya Bayi Perempuan, Suami Tega Belah Perut Istri yang Hamil

Tak Ingin Punya Bayi Perempuan, Suami Tega Belah Perut Istri yang Hamil
Ilustrasi ibu hamil. Foto: Pixabay

jpnn.com, INDIA - Seorang pria di India Utara bernama Pannalal (43) ditangkap setelah membelah dengan sabit perut istrinya yang sedang hamil.

Perbuatannya itu menyebabkan sang istri kritis dan bayi dalam kandungannya meninggal, menurut polisi dan kerabat.

Kepolisian Budaun di Negara Bagian Uttar Pradesh menyebutkan korban bernama Anita Devi kini dalam perawatan intensif di rumah sakit di New Delhi setelah 'dioperasi' suaminya, pada Sabtu 19 September lalu.

Kerabat perempuan tersebut mengungkapkan serangan terjadi lantaran pelaku ingin mengetahui jenis kelamin bayi mereka. Pasangan itu telah memiliki lima anak perempuan. 

"Pelaku menyerang istrinya dengan sabit dan menyayat perutnya dengan alasan ingin mengetahui jenis kelamin si calon bayi," kata saudara laki-laki korban, Golu Singh, kepada Reuters.

Pannalal sebelumnya diberitahu oleh pendeta yang meramal bahwa istrinya mengangdung janin berjenis perempuan. 

Anak-anak perempuan di India kerap dianggap sebagai beban sebab pihak keluarga harus membayar mas kawin ketika mereka menikah nanti.

Sementara, anak laki-laki sangat dihargai sebagai pencari nafkah yang mewarisi harta dan meneruskan nama keluarga.
 
Aborsi janin perempuan telah dilarang di India. Di negara itu, kecenderungan menginginkan anak laki-laki menyebabkan jumlah anak perempuan berkurang.

Pelaku tega membela perut istrinya yang hamil karena ingin tahu jenis kelamin bayi yang dikandungnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News