Tantang Penolak #2019GantiPresiden, Rambo Disuruh Minta Maaf

Tantang Penolak #2019GantiPresiden, Rambo Disuruh Minta Maaf
Kaus 2019 Ganti Presiden terjual di pasaran. Foto: Natalia Fatimah Laurens/JPNN

jpnn.com, ACEH - Koordinator Relawan Ganti Presiden Aceh Fazil Haitamy menyebutkan, aparat kepolisian sempat menyuruh Nirmanto alias Rambo untuk membuat video permintaan maaf atas tantangannya kepada kelompok pria yang menolak deklarasi #2019GantiPresiden.

Fazil mengetahui hal tersebut usai berbicara langsung dengan Rambo yang bekerja di salah satu perusahaan sawit itu.

“Mereka (polisi) memaksa membuat Rambo buat klarifikasi dan minta maaf. Polisi siapkan kalimatnya tertulis. Tapi saat dibaca kok minta maaf. Dia (Rambo) merasa enggak bersalah,” kata dia ketika dikonfirmasi, Minggu (2/9).

Rambo pun akhirnya menolak. Karena, dengan meminta maaf, maka Rambo bersalah. Padahal, apa yang dilakukan tidak salah.

“Logikanya, kalau minta maaf maka mengakui salah. Akhirnya Rambo bersikeras enggak mau diambil video minta maaf,” tambah dia.

Polisi pun tak tinggal diam. Rambo sempat diancam, kalau tak membuat video, kasusnya bisa sampai ke Mabes Polri.

Mendapat ancaman itu, Rambo tak takut dan memilih keluar dari kantor polsek.

“Rambo keluar dari polsek, dia ini masyarakat awam, biasa jadi kuli angkut sawit. Bukan masyarakat terpelajar,” tandas dia. (cuy/jpnn)


Rambo pun akhirnya menolak. Karena, dengan meminta maaf, maka Rambo bersalah. Padahal, apa yang dilakukan tidak salah.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News