Telisik Jaringan Teroris yang Dibekuk Jelang Jokowi Mendarat

Telisik Jaringan Teroris yang Dibekuk Jelang Jokowi Mendarat
IM warga Majalengka ditangkap karena membawa sejumlah barang berbahaya jelang kedatangan Presiden Jokowi ke Lapangan Udara Cakrabuana, Penggung, Kota Cirebon, Senin (18/9). Foto: Kasatreskrim Cirebon for Radar Cirebon

jpnn.com, JAKARTA - Densus 88 Polri masih mendalami jaringan IM, terduga teroris yang ditangkap di dekat Bandara Cakrabuana Cirebon sesaat jelang pesawat yang ditumpangi Presiden Jokowi mendarat.

Hingga kemarin, IM masih diperiksa di Markas Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menuturkan, saat ini Densus 88 sedang fokus untuk mengetahui jaringan mana yang berada di belakang rencana penyerangan IM.

Bila sebelumnya ada yang sempat menyebut dari Jamaah Ansharu Daulah (JAD), sebenarnya belum pasti dari kelompok tersebut. ”Kami punya waktu 7 x 24 untuk memeriksa IM,” tuturnya.

Yang pasti, akan dilihat siapa saja yang terlibat dalam rencana penyerangan dengan sejumlah senjata tersebut.

Dia menjelaskan, tentu akan dilihat siapa saja yang terlibat. ”Ini masih proses,” terang jenderal berbintang dua tersebut kemarin.

Soal bom molotov yang ditemukan di bandara, dia mengatakan bahwa saat ini sedang dipastikan keterkaitan antara bom molotov itu dengan terduga anggota jaringan teror, IM. ”Bisa jadi beda yang membawa,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Densus 88 Anti Teror juga sedang mendalami dari mana IM ini mengetahui kedatangan presiden Jokowi. Hal tersebut penting untuk diketahui. ”Diteliti soal yang itu,” paparnya dikantornya.

Densus 88 sedang fokus untuk mengetahui jaringan mana yang berada di belakang rencana penyerangan IM.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News