Tentara Rusia Menyerah, Mengharukan, Dapat Teh, Telepon Ibunya

Tentara Rusia Menyerah, Mengharukan, Dapat Teh, Telepon Ibunya
Momen saat salah seorang tentara Rusia mendapat teh dari warga Ukraina. Foto: tangkapan layar Twitter @Anastasiia Lapatina

Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk juga meminta Palang Merah Internasional membantu memulangkan jenazah tentara Rusia.

“Kami meminta mayat penjajah meninggalkan wilayah Ukraina dan pergi ke Rusia," katanya.

Menurut pihak militer Ukraina, pekan lalu satu peleton tentara Rusia yang menyerah mengeklaim tidak sadar telah dikirim untuk membunuh.

"Tidak ada yang mengira kami akan membunuh di sini. Kami tidak akan bertarung, yang kami tahu hanya sedang mengumpulkan informasi," ujar salah satu komandan pasukan Rusia yang ditangkap itu. (adk/jpnn)

Sejumlah tentara Rusia menyerah kepada warga Ukraina yang menyambutnya dengan ramah. Begini ceritanya.


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News