Terbatas, Peluang Lulusan SMA jadi PNS

Terbatas, Peluang Lulusan SMA jadi PNS
Terbatas, Peluang Lulusan SMA jadi PNS
Mengenai kualifikasi jabatan atau posisi yang akan diisi CPNS, Kuniyati menjelaskan, akan disesuaikan dengan latar belakang pendidikan. Ketentuan ini, lanjutnya, akan diterapkan sangat ketat. Misalnya, untuk guru, maka minimal harus lulusan diploma empat (D-4). Sedang untuk tenaga penyuluh pertanian misalnya, harus dari sarjana pertanian. "Atau minimal dari SMK Pertanian," terangnya.

Lantas, posisi apa yang bisa diisi lulusan SMA? Kuniyati tidak langsung memberikan jawaban tegas. Dia hanya menjelaskan bahwa lulusan SMA didesain untuk melanjutkan lagi ke perguruan tinggi, bukan untuk siap kerja.

Untuk posisi tenaga administrasi, apakah tidak diisi lulusan SMA? Lagi-lagi, Kuniyati tidak menjawab tegas. Dijelaskan, untuk tenaga administrasi akan diisi oleh minimal lulusan SMK Perkantoran. Hanya saja diakui, tidak semua daerah ada sekolah SMK Pekantoran. Jika memang tidak ada, barulah bisa diisi oleh lulusan SMA. "Untuk daerah terpencil, seperti Papua, Papua Barat, atau daerah-daerah perbatasan yang masih tebatas dari segi kualifikasi SDM-nya, saya kira bisa lulusan SMA," terangnya.

Kuniyati mengatakan, pengetatan kualifikasi ini semata-mata untuk menciptakan figur PNS yang profesional, yang bisa bekerja melayani masyarakat dengan baik karena latar belakang pendidikannya sesuai dengan bidang kerjanya. Harapannya, masyarakat nantinya akan puas dengan pelayanan PNS. "Saya ambil contoh, jika seorang guru matematika berlatar belakang sarjana matematika, siswa-siswanya bisa pintar matematika, maka para orang tuanya akan senang," pungkasnya. (sam/jpnn)

JAKARTA -- Para Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten/kota telah selesai menggelar rapat dengan pihak Kementrian Pendayagunaan Aparatur


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News