Terjunkan Amfibi Boat ke Lokasi Banjir di Ibukota Kaltara

Terjunkan Amfibi Boat ke Lokasi Banjir di Ibukota Kaltara
Amfibi boat merupakan hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan membantu bencana banjir di Tanjung Selor. Foto: Ipunk/Bulungan Post/JPNN

"Tentunya setiap hari ada evaluasi, jadi berapa lama tergantung situasi dan hasil rapat koordinasi disana. Personil kita minta persiapkan untuk lima hari minimal," tuturnya. Namun tak menutup kemungkinan jika diharuskan diperpanjang lebih dari lima hari maka BPBD Tarakan akan siap.

"Jika dalam 3 hari kondisi banjir sudah surut dan selesai maka kita akan kembali ke Tarakan," imbuhnya.

Bagaimana dengan wilayah banjir yang sulit terjangkau? Kembali Azis menegaskan tergantung koordinasi nanti, untuk membantu dimana dan apa yang dibantu. Karena yang mengetahui situasi dan kondisi banjir di Tanjung Selor adalah BPBD Kabupaten dan Provinsi Kaltara.

Menyangkut persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM), berdasarkan hasil koordinasi untuk operasional akan disediakan BPBD Provinsi Kaltara. Untuk amfibi boat memiliki kapasitas BBM full tank, 180 liter. Namun, saat menuju ke Tanjung Selor telah diisi 100 liter. (*/uno/jpnn)

 

 


TARAKAN - Bencana banjir yang melanda Tanjung Selor saat ini mendapat perhatian berbagai pihak, salah satunya Badan Penanggulangan Bencana Daerah


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News