Tim SAR Rusia Di-KO Gunung Salak
Senin, 14 Mei 2012 – 05:05 WIB

Salah satu anggota Tim SAR dari Rusia saat mendaki Gunung Salak, Minggu (13/5). Foto : Arundono W/JPNN
Dari pantauan Radar Bogor, beban bawaan kedua orang Rusia itu memang terlampau berat. Salah seorang anggota TNI yang mencoba mengangkat ransel SAR Rusia itu pun tak kuat. Pantas saja, ketika dicek, Alexa membawa alat komunikasi yang beratnya kurang lebih 45 kilogram. "Lumayan berat ranselnya. Apalagi dibawa sambil naik, " lanjut Putranto.
Menurut Putranto, Tim SAR Rusia sebelumnya sudah diingatkan tentang beratnya medan. Untuk mencapai lembah tersebut, tim harus menyusuri tebing dengan kemiringan 85 derajat.
"Di sini tim bergerak seperti spiderman. Mereka harus bergelantungan dengan tali dan akar untuk mencapai dasar lembah yang dalamnya 500 meter," katanya.
Seperti diketahui, tim SAR Rusia yang dilengkapi dengan satu unit mobil truk dan satu unit land rover tiba di Lapangan Pasir Pogor, Cipelang pada Sabtu (12/5) malam lalu. Mereka langsung mendirikan tenda.
BOGOR - Belum sampai medan perang, sudah balik kandang. Kalimat itu tepat disematkan kepada dua dari 15 personel Tim SAR Rusia, yang berniat berangkat
BERITA TERKAIT
- Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Menebar Hewan Kurban Hingga ke Pelosok Negeri
- Natalius Pigai Bakal Pertanyakan Vasektomi kepada Dedi Mulyadi
- Pakar Hukum: Putusan MA Wajib Dilaksanakan dalam Perkara RSI NTB dengan Kontraktor
- Kapolda Sumbar Perintahkan Usut Tuntas Kecelakaan Maut Bus ALS di Padang Panjang
- Pencari Kerja Padati Job Fair Jakarta 2025, Ada 12 Ribu Lowongan Pekerjaan Tersedia
- Kala Bhikkhu Thudong Singgah di Masjid Agung Semarang: Wujud Persaudaraan Lintas Iman