TNI AU Temukan Ini di Pulau Laki, Diduga dari Pesawat Sriwijaya

TNI AU Temukan Ini di Pulau Laki, Diduga dari Pesawat Sriwijaya
Asops KSAU Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi saat memberikan keterangan pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (10/1). Foto: ANTARA/Syaiful Hakim

Ia pun meyakini bahwa itu merupakan tumpahan minyak karena kelihatan sekali anomali airnya.

"Adanya sebaran, banyak sekali material," ujarnya.

Tim SAR dari TNI AU juga menemukan banyaknya serpihan yang diduga dari badan pesawat Sriwijaya.

Pada pencarian pertama, kata Henri, belum ditemukan benda-benda yang mencurigakan. Namun, setelah melakukan pencarian lebih dekat ditemukan banyaknya serpihan.

"Banyaknya serpihan. Saya tak yakin apakah itu serpihan sampah laut, yang jelas itu sampah. Sampah itu terdiri atas berbagai macam. Akan tetapi, kecurigaan kami itu adalah bagian dari hal-hal yang mudah mengapung dari bagian pesawat," kata Henri.

Hasil temuan itu telah dilaporkan kepada KSAL Laksamana TNI Yudo Margono yang berada di KRI John Lie (358) dan posko yang berada di KRI Parang-647.

"Hasil temuan itu langsung kami laporkan ke posko di KRI Parang dan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono," ujar Henri.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada hari Sabtu (9/1) pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

TNI Angkatan Udara (AU) melakukan pemantauan dan pencarian serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dari udara.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News