TNI Harus Dapat Menjadi Faktor Pendukung Penguatan Pancasila

TNI Harus Dapat Menjadi Faktor Pendukung Penguatan Pancasila
Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra pada acara Dialog Strategi Pembudayaan Pancasila, bertempat di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). Foto: Puspen TNI

jpnn.com, JAKARTA - Saat ini isu radikalisme yang dapat berkembang menjadi tindakan terorisme telah menjadi ancaman nyata yang mengemuka di tengah-tengah masyarakat. Sejak dahulu keberadaan radikalisme, baik itu radikal kanan dan kiri maupun radikal lainnya harus selalu di waspadai.

Untuk itu, sebagai bagian dari bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika ini, TNI harus dapat menjadi faktor pendukung penguatan Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup bangsa.

Demikian sambutan tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto yang dibacakan oleh Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra pada acara Dialog Strategi Pembudayaan Pancasila, bertempat di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019).

Panglima TNI menjelaskan bahwa hal yang perlu diantisipasi adalah aksi-aksi demagoguing yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Bentuknya dapat berupa tindak kriminal, pembentukan opini berdasarkan hoaks atau penyesatan, yang kesemuanya dapat berakibat sangat buruk dalam kehidupan berdemokrasi.

“Dampak yang paling buruk adalah terpecah belahnya bangsa, delegitimasi pemerintahan yang sah melalui kampanye hitam dan aksi demo anarkis. Contoh nyata dari aksi-aksi demagoguing tersebut adalah peristiwa Arab Spring yang telah mengkoyak bangsa-bangsa di kawasan Timur Tengah,” ucapnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa TNI berperan penting terutama dengan jangkauan lingkungan serta jaringan sosial yang dimiliki untuk membangun kesadaran persatuan dan kesatuan itu.

“Bangun pemahaman bahwa seluruh komponen bangsa harus bersinergi agar bangsa Indonesia siap menghadapi tantangan di masa mendatang. Siap dalam arti membangun generasi masa depan yang unggul dan berpegang teguh pada Pancasila sebagai dasar negara,” terangnya.

Prajurit-prajurit TNI adalah prajurit yang sangat dibanggakan oleh rakyat Indonesia. TNI dikenal sebagai organisasi yang paling solid karena memiliki disiplin tinggi, kehormatan, loyalitas yang tinggi serta semangat jiwa korsa (esprit de corps) yang kuat.

Sebagai bagian dari bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika ini, TNI harus dapat menjadi faktor pendukung penguatan Pancasila sebagai dasar negara dan falsafah hidup bangsa.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News