Selasa, 25 Juni 2019 – 18:40 WIB

Tokoh Ambon Serukan Damai

Senin, 12 September 2011 – 05:52 WIB
Tokoh Ambon Serukan Damai - JPNN.COM

AMBON RUSUH Kota Ambon kembali dilanda kerusuhan bernuansa sara, Minggu (11/9). Puluhan kendaraan, rumah serta tempat ibadah terbakar diamuk masa dan mengakibatkan beberapa orang tewas terkena tembakan serta ratusan orang luka-luka. Foto: JUNI YUDHAWANTO/Ambon Ekspres

JAKARTA -- Keributan di Ambon disesalkan banyak tokoh di Jakarta. Musisi asal Ambon Glenn Fredly meminta media ikut membantu menciptakan suasana kondusif. "Ambon?sudah damai kok," kata Glenn semalam.

Penyanyi itu juga aktif menyampaikan kampanye perdamaian melalui akun Twitter-nya. "Patimura-Patimura muda, beta percaya deng kamorang samua! Ale rasa beta rasa," katanya dengan bahasa Maluku. Dia juga menginformasikan suasana di lapangan berdasar informasi dari teman-temannya.

"Hari ini ada pihak yang mau buat Ambon rusuh seperti tahun "99. Tolong, jangan biarkan teman-teman," katanya. Saat ini, akun Twitter Glenn mempunyai 279.580 follower. "Hanya pengecut dan pecundang yang mau merusak dan mengadu domba rakyat, apalagi dengan membawa nama Tuhan dan itu pasti mati," katanya.

Secara terpisah, sosiolog dari Universitas Indonesia Dr Thamrin Amal Tomagola mendesak pemerintah pusat turun ke Ambon untuk melihat langsung akar masalahnya. "Jangan hanya mendengar laporan dari anak buah. Harus cek sendiri," ujarnya.

Masyarakat Ambon, lanjut Thamrin, punya karakter yang khas. Yakni, rasa solidaritas yang tinggi. "Pemerintah harus bisa menegakkan hukum dan keadilan. Kalau keadilan tidak ada dan tidak diberikan, otomatis warga resah," katanya.

Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan Haris Azhar melihat permasalahan terjadi karena polisi terlambat. "Kita patut kecewa ketika polisi tidak berada di lokasi bentrok antarwarga di Ambon. Terlebih ketika polisi tidak memberikan informasi yang terang dan jelas perihal kematian seorang tukang ojek dengan segera," kata Haris.

Kontras juga mendapat informasi dari lapangan bahwa banyak tersebar informasi yang menggambarkan bentrokan terjadi di mana-mana. "Semoga tidak demikian. Kami berharap, semua pihak bisa berkontribusi untuk menciptakan kondisi yang tidak membakar emosi warga," katanya. (rdl/c4/iro)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar