Selasa, 26 Maret 2019 – 17:10 WIB

Tokoh Maluku Mohon Keadilan Ke Rizal Ramli

Jumat, 09 Oktober 2015 – 01:18 WIB
Tokoh Maluku Mohon Keadilan Ke Rizal Ramli - JPNN.COM

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli. FOTO: DOK.JPNN.com

JAKARTA – Sekitar 20 orang Tokoh Maluku mendatangi Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli. Mereka datang untuk memohon sebuah perlakuan adil dari pemerintah bagi rakyat Maluku dalam pengelolaan Blok Gas Abadi Masela di kawasan Maluku.

“Kami hanya ingin rakyat Maluku diperlakukan adil oleh pemerintah atas sumber daya alam yang ada di Maluku antara lain Blok Gas Abadi Masela,” kata juru bicara tokoh masyarakat Maluku, Dipl-Oek Engelina Pattiasina, di Kantor Kemenko Kemaritiman dan Sumber Daya, di Jakarta, kemarin.

Menurut Engelina, sangat miris, Maluku menjadi provinsi termiskin keempat di Indonesia, sementara kekayaan sumber daya alamnya berlimpah ruah.

“Kepada Pak Rizal Ramli kami memohon sebuah keadilan, 25 Blok Gas Abadi itu harus bermanfaat bagi rakyat Maluku, sesuai dengan amanat konstitusi bahwa kekayaan alam harus digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Kami di Maluku mengharapkan itu,” tegasnya.

Pendiri Archipelago Solidarity Foundation ini menjelaskan, kemiskinan berdampingan dengan kebodohan dan tidak sehat. Untuk itu, dengan kekayaan alam yang ada, semua pihak harus membantu Maluku keluar dari kemiskinan.

“Maluku sejahtera berarti semakin kecil angka kemiskinan di Indonesia sebab untuk mensejahterakan Maluku cukup dengan bersikap adil saja dan tidak akan mengurangi porsi anggaran untuk provinsi lainnya di Indonesia," pungkas Engelina.

Hadir dalam pertemuan itu, antara lain Suady Marasabessy, Profesor J Martinus Saptenno (Pembantu Rektor II Universitas Pattimura Ambon), Nono Sampono (Anggota DPD RI), Mantan Wakil Menteri Perindustrian, Alex Retraubun, Dr. Jantje Tjiptabudi, SH (Dekan Fakultas Hukum Universitas Pattimura Ambon), Farida Aryani Hehanusa, SE, MAB (Dekan FISIP Universitas Darussalam Ambon), Amir Hamzah (Tokoh Masyarakat Maluku Jakarta), Dr. Semuel Leunufna (Dosen Universitas Pattimura), Boetje Balthazar (Praktisi Perminyakan), dan M Kainama SH, M.Hum (Dosen Fakultas Hukum Universitas Pattimura Ambon).(fas/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar