JPNN.com

Tokoh Muda Partai Golkar Prihatin Atas Insiden Kerusuhan di India

Jumat, 28 Februari 2020 – 22:12 WIB
Tokoh Muda Partai Golkar Prihatin Atas Insiden Kerusuhan di India - JPNN.com
Tokoh Muda Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi III DPR Andi Rio Padjelangi. Foto: Dokpri

jpnn.com, JAKARTA - Tokoh Muda Partai Golkar sekaligus Anggota Komisi III DPR Andi Rio Padjelangi menyatakan rasa keprihatinannya atas insiden kerusuhan di India yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Insiden tersebut merupakan pelanggaran HAM yang sangat biadab.

“Partai Golkar prihatin dan berdukacita atas insiden yang telah memakan korban jiwa ini,” kata Andi Rio yang juga Ketua Bidang HAM DPP Partai Golkar dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (28/2/2020) malam.

Tokoh muda partai berlambang beringin itu menyesalkan negara India gagal membangun komunikasi untuk meredam aksi unjuk rasa yang kini telah berujung pada tewasnya sejumlah orang, baik dari sisi umat Muslim maupun Hindu.

“Negara India mestinya bisa belajar dari Indonesia yang mampu menjaga toleransi antarumat beragama. Kami harap umat Islam di India, dihormati secara layak,” kata Andi yang juga Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu.

Terpisah, Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat menyebutkan bahwa negaranya saat ini dalam kondisi aman dan damai.

“Semuanya dalam keadaan damai. Dan sebagaimana diketahui, situasi di India di bawah kendali. Dan apa yang saya akan sampaikan ke Anda, adalah press release dari Menteri Dalam Negeri kami untuk Anda rujuk,” kata Pradeep usai bertemu Menko Polhukam Mahfud MD, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (28/2) seperti dilansir Antara.

Dia pun meminta agar kabar-kabar yang berkembang di luar tidak dipercaya karena hal itu dilakukan demi kepentingan tertentu.

“Dan tentunya kami menyarankan kepada sahabat-sahabat kami untuk tidak percaya pada berita palsu yang disesatkan kepentingan pribadi yang mencoba mengganggu jalinan kemajemukan negara kami,” lanjut Pradeep.

Sebagaimana Indonesia yang punya semangat Bhineka Tunggal Ika, menurutnya, India juga meyakini hal yang sama.

“Dan banyak kepentingan pribadi dan kelompok yang ingin menghancurkan jalinan tersebut," ucapnya.

Karena, lanjut Pradeep, jika satu jalinan tersebut hilang, maka tidak ada India, tidak ada Indonesia.

"Maka, sahabat saya, saya menyampaikan kepada Anda untuk sangat berhati-hati dan tidak percaya berita bohong mengenai itu, terima kasih," ujar Pradeep.

Dalam pertemuannya dengan Mahfud, Pradeep mengatakan pihaknya membahas tentang hubungan bilateral antara Indonesia dan India.

"Kita juga mendiskusikan soal keamanan Indonesia dan India,” ujarnya.(fri/Ant/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
fri