Topan Bopha Renggut Tujuh Nyawa di Filipina

Topan Bopha Renggut Tujuh Nyawa di Filipina
Topan Bopha Renggut Tujuh Nyawa di Filipina
MANILA - Salah satu topan terkuat yang menerjang wilayah Filipina membawa korban jiwa. Sedikitnya tujuh orang tewas saat Taifun atau Topan Bopha melanda selatan negeri tersebut kemarin (4/12). Selain itu, lebih dari 50 ribu warga harus mengungsi dari sejumlah desa tempat tinggal mereka di wilayah Davao, Pulau Mindanao.

Hujan lebat yang disertai angin berkecepatan sekitar 195 kilometer perjam memorak-porandakan Provinsi Davao Del Norte dan sejumlah wilayah di sekitarnya saat Topan Bopha tiba dini hari kemarin. Angin kencang akibat siklon tropis itu menghancurkan banyak rumah.

Atap sejumlah bangunan pun diterbangkan badai tersebut. Selain itu, hujan lebat mengakibatkan lahan pertanian di wilayah seluas 500 kilometer tergenang.

Badai juga merobohkan pohon, serta memicu longsor dan banjir bandang di wilayah yang berkontur pegunungan tersebut.  Di provinsi penghasil emas Compostela Valley, angin kencang dan hujan mengakibatkan dinding bukit dan tebing longsor sehingga menimpa sebuah rumah warga. Tiga anak tewas. Jenazah mereka dibungkus selimut oleh keluarganya dan ditempatkan di sebuah lapangan basket di Desa Maparat.

MANILA - Salah satu topan terkuat yang menerjang wilayah Filipina membawa korban jiwa. Sedikitnya tujuh orang tewas saat Taifun atau Topan Bopha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News