Tragedi Danau Toba: 7 Sekeluarga dari Binjai Belum Ditemukan

Tragedi Danau Toba: 7 Sekeluarga dari Binjai Belum Ditemukan
Tim SAR menunjukkan identitas KTP diduga milik korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba atas nama Maya Oktaviyanti. Foto: istimewa

jpnn.com, BINJAI - Penemuan kartu identitas Maya Oktaviyanti di lokasi tenggelamnya KM Sinar Bangun menghebohkan warga Jalan Gunung Bendahara, Lingkungan I, Kelurahan Pujidadi, Binjai Selatan, Sumut, Senin (18/6)

Identitas KTP dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang ditemukan dalam tas hitam oleh personel gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Samosir, dan beredar di sosial media itu, langsung dilacak wartawan Sumut Pos.

Sesampai di rumah korban, warga tampak sudah berkerumun di rumah korban sesuai alamat yang tertera di KTP.

Baca: Penumpang Sebut KM Sinar Bangun Tenggelam Dihantam Ombak

Erwin (50) warga sekitar mengaku, Maya gadis kelahiran tahun 2.000 itu berangkat berwisata bersama keluarganya ke Danau Toba. Sekeluarga dimaksud masing-masing, Burhan (ayah), Fahrianti (ibu), Dika (anak), dan lainnya.

 Tragedi Danau Toba: 7 Sekeluarga dari Binjai Belum Ditemukan

Maya, gadis kelahiran tahun 2000 itu berangkat berwisata bersama keluarganya ke Danau Toba. Foto: Teddy Akbari/Sumut Pos

“Sekeluarga berangkat 7 orang. Tidak ada titip pesan, hanya bilang, kalau bapak pergi. Mereka titip kunci sama saya karena sudah dianggap keluarga sendiri,” kata Erwin, Selasa (19/6).

Penemuan kartu identitas Maya Oktaviyanti di lokasi tenggelamnya KM Sinar Bangun menghebohkan warga Jalan Gunung Bendahara, Lingkungan I, Pujidadi, Binjai.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News