Tragedi Ringroad Medan: Ayah, Adik dan Kakak Tewas, Afia Patah Tulang

Tragedi Ringroad Medan: Ayah, Adik dan Kakak Tewas, Afia Patah Tulang
Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara Evi Diana saat menjenguk M Safikri (14) di RS Bina Kasih di Jalan TB Simatupang, Pinang Baris, Senin (29/5). Foto: Humas Pemprovsu

jpnn.com, MEDAN - Tabrakan maut di Jalan Amal Simpang Ringroad, Medan, Sumut, pada Minggu (28/5) pagi, meninggalkan duka mendalam bagi Ida Parwia Sari.

Pasalnya, selain kehilangan suami (Indra Subahan Purba – 41) dan seorang putra (Anas Majid Purba – 8) serta seorang putrinya (Arisa Salwa Purba – 13), kini dia harus merawat putrinya yang lain Afia Zahro Purba.

Meski lolos dari maut, bocah berusia 11 tahun itu harus menjalani perawatan intensif di RSU Sari Mutiara Medan. Sebab berdasarkan hasil CT Scan, Afia mengalami patah pangkal paha kanan.

Itu diungkap Dokter RSU Sari Mutiara, dr Tuahman Purba SpAn saat kunjungan Ketua TP PKK Pemprov Sumut Hj Evi Diana, Senin (29/5).

Ketika dijenguk istri Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi itu, sang ibu (Ida, red) serta abangnya, Arinal (14) tampak sedih menjaga Afia di Ruang Anak Delima.

Saat dijenguk Evi Diana, Afia masih terbaring lemah. Evi Diana kemudian menanyakan kondisi Afia kepada sang Ibu. Ida pun menceritakan kondisi kesehatan anak perempuannya sambil menahan tangis.

Kata Ida, selain luka dan patah tulang, anaknya juga masih trauma dan tidak berselera makan. “Sabar ya bu. Ibu harus kuat demi Afia,” ujar Evi sambil menggeggam tangan Ida seperti dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group) hari ini.

Kepada Afia, Evi juga memberi kata-kata penyemangat. “Afia harus makan, biar cepat sembuh. Afia harus tetap semangat ya nak…,” kata Evi sambil mengelus dan mencium kepala Afia.

Tabrakan maut di Jalan Amal Simpang Ringroad, Medan, Sumut, pada Minggu (28/5) pagi, meninggalkan duka mendalam bagi Ida Parwia Sari.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News