Tuntut Kejelasan Sumbangan Rp 2 Triliun, IPW Minta Mahfud MD Tegur Kapolri

Tuntut Kejelasan Sumbangan Rp 2 Triliun, IPW Minta Mahfud MD Tegur Kapolri
Unggahan Menko Polhukam Mahfud MD di Twitter soal kisah mengharukan pasien Cocid-19 menuai kritik. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Indonesia Police Watch (IPW) meminta Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD turun tangan di perkara sumbangan Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio.

IPW mendesak Mahfud MD menegur Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo karena tak bersikap tegas kepada Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra Heri.

“Kami menunggu langkah internal Polri pasca-pemeriksaan Kapolda Sumsel tempo hari,” kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dalam siaran persnya, Kamis (19/8).

Selain itu, status anak Akidi Tio, Heryanty yang telah diperiksa juga belum jelas sampai saat ini. Seharusnya Kapolri segera bertindak.

“Oleh karena itu, Menkopolhukam harus mengingatkan Kapolri untuk menjaga profesionalisme Polri. Terutama dalam menegakkan aturan hukum,” katanya.

Sugeng menambahkan, Mahfud MD yang juga Ketua Kompolnas harus bisa memberikan masukan kepada Kapolri untuk menjatuhkan sanksi disiplin dan administrasi bagi anak buahnya yang diduga terlibat dalam kebohongan publik.

“Serta menuntaskan kasus dana hibah bodong itu ke ranah pidana,” kata Sugeng.

Dia menuturkan, Kapolda Sumsel sudah menyampaikan permintaan maaf karena ketidakhati-hatian dalam menerima sumbangan. Atas hal itu, masyarakat menantikan kelanjutan perkara tersebut.

IPW meminta Mahfud MD menegur Kapolri. Ini terkait kelanjutan perkara sumbangan Rp 2 triliun dari keluarga Akidi Tio.