Usut Kasus Kartel Kremasi di Jakbar, Polisi Periksa 3 Orang Saksi

Usut Kasus Kartel Kremasi di Jakbar, Polisi Periksa 3 Orang Saksi
Tiga orang pengurus yayasan kematian dan rumah duka di Karawang, Jawa Barat, saat dibawa masuk ke Mapolres Metro Jakarta Barat, Kamis (22/7/2021). Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

Polisi masih mengusut kasus dugaan kartel kremasi di wilayah Daan Mogot, Jakarta Barat, yang viral di media sosial.

Foto kuitansi diduga atas nama Rumah Duka Abadi di Daan Mogot, Jakarta Barat, viral di media sosial karena menunjukkan total pembayaran Rp 80 juta.

Perinciannya, peti jenazah Rp 25 juta, transportasi Rp 7,5 juta, kremasi Rp 45 juta, dan pemulasaraan Rp 7,5 juta.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono mengatakan, pihaknya sudah memeriksa tiga orang saksi di Karawang, Jawa Barat.

Ketiga orang saksi itu yakni staf Yayasan Kematian Rumah Duka Mulia. Dua lainnya, saksi terkait kasus kartel kremasi tersebut.

"Jadi begini, kemarin ada pemeriksaan dari Karawang tiga orang memang. Satu staf mulia, dua itu saksi lain terkait," kata Joko saat dihubungi, Jumat (23/7).

Joko menyatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan sehingga penyidik mengusut kasus tersebut berbekal berita yang viral di media sosial.

"Nah, kami mulai menindaklanjuti dari berita viral itu, kami lidik dan belum ada laporan polisi," ujar Joko.

Polisi masih mengusut kasus dugaan kartel kremasi di wilayah Daan Mogot, Jakarta Barat, yang viral di media sosial

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News