Visi Integritas: Bersih-Bersih BUMN Harus Dilanjutkan

Visi Integritas: Bersih-Bersih BUMN Harus Dilanjutkan
Menteri BUMN Erick Thohir melaporkan kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin di kantor Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (11/1/2022) terkait dugaan praktik korupsi di PT Garuda Indonesia. Foto: Dok. BUMN

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian BUMN di era Menteri Erick Thohir telah meluncurkan slogan AKHLAK sebagai nilai inti (core value) bagi seluruh perusahaan pelat merah.

AKHLAK merupakan akronim yang merujuk pada nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.

Direktur Utama Visi Integritas Ade Irawan mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya bersih-bersih di BUMN.

Dia mengatakan penerapan AKHLAK diharapkan dapat menjadi identitas dan perekat budaya kerja yang mendukung peningkatan kinerja BUMN secara berkelanjutan.

"Tujuan utamanya adalah melakukan transformasi human capital dan meningkatkan daya saing BUMN menjadi pemain global," ujar Ade melalui keterangan tertulisnya, Rabu (19/1).

Mantan aktivis ICW ini berpandangan bahwa nilai baru di lingkungan BUMN salah satunya juga tidak bisa dilepaskan dari persoalan kasus korupsi.

Dalam catatan KPK, sejak 2004 hingga 2019, sedikitnya ada 73 kasus korupsi di BUMN yang ditangani komisi antirasuah.

Sedangkan catatan Kementerian BUMN tahun 2021, setidaknya ada 159 kasus korupsi dengan 53 tersangka yang terjadi di lingkungan perusahaan pelat merah.

Direktur Utama Visi Integritas Ade Irawan mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya bersih-bersih di BUMN.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News