Wako Batam Yakinkan Menlu Singapura Soal Keseriusan Presiden Jokowi

Wako Batam Yakinkan Menlu Singapura Soal Keseriusan Presiden Jokowi
Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Foto: dokumen JPNN

Duta Besar Singapura untuk Indonesia, sambung Rudi, juga menyampaikan, bahwa sudah banyak perusahaan Singapura yang ada di Batam pindah ke Kendal.

"Kan beresiko nih. Cuma dia (Vivian Balakrishnan) berat hati. Pertama, Singapura dekat Batam dan investasi di Batam sudah sampai 20-30 tahun, kenapa harus pindah. Fasilitas kan sama dengan yang ada di sini," lanjut Rudi.

Hanya saja di sana kepastian hukumnya jelas. Apalagi Batam usianya sudah mencapai 40 tahun. Sementara untuk merubah regulasi membutuhkan waktu.

"Makanya saya tegaskan, Batam akan mengarah ke sana. Kepastian hukum akan sama dengan Kendal," tuturnya.

Selain dua hal ini, Rudi mengaku, Menlu Singapura berjanji bakal membantu menyampaikan ke Presiden Jokowi. Mereka tak ingin investor tidak terganggu, karena investasi di Batam sangat besar.

Dan hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan Jokowi kepada perdana menteri Singapura dua tahun lalu. "Bahwasanya permasalahan di Batam akan segera diselesaikan," ungkap Rudi.

"Kalau dari bahasanya mereka mau regulasi cepat selesai. Permintaan mereka itu sama dengan tujuan kita yakni regulasi satu garis, sehingga ketika ada orang berinvestasi tidak berbelit-belit seperti saat ini," bebernya.

"Mau sistem apa saja yang dibuat hari ini, saya pikir sama saja, siapa yang mimpin harus berani. Kalau ada investasi masuk tangkap dulu, dokumen diselesaikan belakangan. Kalau saya akan demikian supaya orang berani masuk," pungkas Rudi.(rng)


Usai menemui Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan menemui Wali Kota Batam.


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News